Selasa, 13/11/2018, 12:39:16
Peringatan HKN, Dewi Aryani Jelaskan Sejarah HKN
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani pada peringatan HKN di Desa Danasawi, Bojong, Kabupaten Tegal (Foto: Dok/Erin)

PanturaNews (Tegal) - Ada kisah di balik penetapan tanggal 12 November sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN). Sejarah Hari Kesehatan Nasional rupanya berkaitan erat dengan presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno. Hari Kesehatan Nasional berawal dari wabah penyakit malaria yang berjangkit di Indonesia pada tahun 1959.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, MSi dalam sambutanya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang digelar di Desa Danasawi Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Selasa 13 November 2018.

Dewi Aryani meminta agar gaya hidup sehat hendaknya dimulai dari diri sendiri, baru kemudian ditularkan kepada orang-orang tercinta di sekitar kita dan masyarakat pada umumnya. Hidup tanpa sehat jasmani rohani tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa ibadah dengan sempurna, tidak bisa berkiprah untuk masyarakat, tidak akan bisa berbuat apa-apa, jadi tanamkan dalam diri sendiri dulu bahwa sehat adalah utama.

"Ternyata ada kisah di balik penetapan tanggal 12 November sebagai Hari Kesehatan Nasional. Sejarah Hari Kesehatan Nasional rupanya berkaitan erat dengan presiden pertama Indonesia, Presiden Soekarno. Hari Kesehatan Nasional berawal dari wabah penyakit malaria yang berjangkit di Indonesia pada tahun 1959," jelas Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Lebih lanjut dituturkan wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah IX (Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes), menilik sejarah pada dekade tersebut, penyakit malaria merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat indonesia. Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Anopheles ini, termasuk penyakit berbahaya pada masa itu, karena telah merenggut ratusan ribu korban jiwa. Oleh karenanya, pemerintah yang pada waktu itu dipimpin oleh Presiden Soekarno, berupaya melakukan pemberantasan malaria (malaria eradication) di seluruh penjuru wilayah Indonesia.

“Keberhasilan pemberantasan malaria terwujud pada 12 November 1964, dan  kemudian diabadikan sebagai Hari Kesehatan Nasional yang pertama dan diperingati sampai sekarang,” jelas DeAr.

Kegiatan dihadiri ratusan praktisi dan kader kesehatan, diantaranya para dokter, bidan, perawat serta kader-kader posyandu. Dewi Aryani hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, dr Hendardi. Rangkaian kegiatannya meliputi launching Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Jambore Kader Kesehatan dan lomba Tari Kreasi CTPS (cuti tangan pakai sabun).

Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November 2018 ini mengambil tema 'Aku Cinta Sehat' dengan subtema 'Ayo Hidup Sehat Mulai dari Kita'. Diangkatnya tema tersebut dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini, agar menjadi momentum bagi semua insan untuk menyadari betapa pentingnya kesehatan.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita