Kamis, 18/10/2018, 17:13:19
Ribuan Massa Unjuk Rasa Tuntut Pemekaran Brebes
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Massa peserta unjuk rasa menuntut pemekaran, melakukan aksi turun jalan di pertigaan jlan lingkar Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Ribuan warga melakukan aksi unjuk rasa menuntut pemekaran Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis 18 Oktober 2018. Massa yang terdiri dari berbagai elemen di wilayah Brebes bagian selatan itu, berkumpul di bekas Terminal Lama Bumiayu, tepatnya di pertigaan Pagojengan Paguyangan jalan lingkar.

Massa yang terdiri dari pegiat dan Presdium Pemekaran, mahasiswa, Pemuda Pancasila, Kokam dan para siswa SMK itu menuntut segera dilengkapi berkas usulan pemekaran ke Provinsi Jawa Tengah.

Pembina Presidium Pemekaran yang juga koordinator aksi, H Agus Sutrisno dalam orasinya menyampaikan tuntutan agar Bupati Brebes, segera menandatangi dan melengkapi berkas usulan pemekaran ke Pemprov. Jika tuntutan itu tidak segera dipenuhi secepatnya, warga akan turun lagi ke jalan dengan jumlah massa yang lebih besar.

"Orang yang cerdas mesti mendukung pemekaran, karena itu agar Bupati Brebes segera menandatangani kelengkapan berkas usulan ke Gubernur," katanya.

Menurutnya, aksi demo yang dilakukan sebagai respon warga Brebes bagian selatan terhadap Pemda Brebes yang tidak menepati janjinya. Sebelumnya Pemda sudah menjanjikan pada Presidium Pemekaran akan melengkapi berkas usulan pemekaran ke Pemprov Brebes.

"Sampai hari terakhir yang dijanjikan ternyata belum dipenuhi maka hari ini kita turun melakukan aksi," ujar Agus.

Dikatakan, warga ini hanya menuntut persyaratan administrasi sebanyak delapan item yang harus dilengkapi. Diantaranya tentang nama kabupaten baru, lokasi kabupaten baru, alamat kabupaten baru, persetujuan aset-aset daerah yang untuk kabupaten baru dan pernyataan tentang penetapan kabupaten baru serta lainnya.

"Persyaratan-persyaratan tersebut mestinya sudah dipenuhi seperti yang dijanjikan 14 hari lalu, tetapi ternyata belum," ungkap Agus.

Warga Brebes bagian selatan akan terus bergerak menuntut hak sesuai yang diatur dalam undang-undang. Perjuangan pemekaran merupakan hak dan dilindungi undang-undang.

"Kita semua tahu bahwa kita di selatan ini mengalami banyak kesulitan ketika harus mengurus surat-surat dan keperluan lainnya. Maka ini hak untuk warga menuntut kemudahan dan kesejahteraan," tandas Agus.

Peserta aksi unjuk rasa yang semula berkumpul dan berorasi di halaman terminal lama, sempat turun ke jalan dan berjalan ke arah jalan lingkar dan memutar kembali ke tempat semula. Petugas keaman dari jajaran Polres Brebes secara ketat mengamankan jalannya aksi.

Peserta unjuk rasa juga mengusung beberapa spanduk dan pamflet yang bertuliskan tuntutan untuk segera diwujudkan pemekaran. Aksi unjuk rasa berjalan aman dan lancar sekitar dua jam. Kemudian secara tertib ribuan massa itu membubarkan diri.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita