Jumat, 14/09/2018, 19:46:38
Pindah ke Parpol Lain, Anggota F-PDIP Dicopot
LAPORAN NINO MOEBI

Dedi Wahyudin dilantik pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal dengan agenda PAW (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, resmi memecat salah satu kadernya, sekaligus mencopot Anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Tegal. Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PDI Perujangan, Susanto Agus Priono, karena menyebrang ke Partai Gerindra sehingga dengan sendirinya dipecat dari anggota PDI Perjuangan, Karena tidak mungkin satu nama menjadi anggota ganda partai politik (Parpol).

Keterangan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal yang juga Ketua DPRD Kota Tegal, H. Edy Suripno, SH, MH usai Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal dengan agenda melantik dan pengambilan sumpah Anggota DPRD Pergantian Antar Waktu (PAW), Dedi Wahyudin, SE menggantikan Susanto Agus Priyono, Jumat 14 September 2018.

DPC PDI Perjuangan sudah mengusulkan untuk dilaksanakan pergantian antar waktu (PAW), sehingg hari ini anggota DPRD Kota Tegal sudah genap 30 anggota.

Proses PAW memakan waktu sekitar satu bulan, mulai dari turunnya surat persetujuan dari PDI Perjuangan terkait dengan pemecatan, hingga proses pada pengusulan dan terbitnya Surat Keputusan (SK).

Dalam SK Gubernur Jawa Tengah, meresmikan pemberhentian dengan hormat Susanto Agus Priyono dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Tegal, sejak yang bersangkutan mengundurkan diri dari partai politiknya pada 3 Juli 2018 lalu.

SK juga meresmikan pengangkatan Dedi Wahyudin, SE dari PDI Perjuangan Kota Tegal sebagai anggota DPRD Kota Tegal, terhitung mulai pengucapan sumpah dan janji.

PAW dilakukan mendasari Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 170/74 Tahun 2018, tentang Peresemian Pemberhentian dan Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Tegal. Susanto Agus Priyono sebagai anggota DPRD Kota Tegal, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, ditetapkan pada 4 September 2018.

Saat dikonfirmasi, Susanto Agus Priyono menyampaikan, bahwa dirinya pindah partai karena prinsip politik pribadi.

"Banyak faktor tentunya, contoh di bidang perekonomian yang semakin terpuruk dengan nilai rupiah terhadap dolar anjlog. Tetapi yang jelas saya mendukung Prabowo, masa ada di dalam PDI Perjuangan. Dengan adanya PAW menjadi ada kepastian politik yang jelas," tutur Susanto.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita