Sabtu, 11/08/2018, 12:27:52
Dari Lapas, Wijin Diduga Atur Transaksi Narkoba
LAPORAN JOHARI

Wijin (tengah) sedang dimintai keterangan oleh Kasat Narkoba dan penyidik Polres Tegal Kota (Foto: Dok/Johari)

PanturaNews (Tegal) - Luar biasa, meski bolak-balik masuk bui, bahkan kini masih mendekam di Lapas Kendal, ternyata gembong narkoba Kota Tegal, Jawa Tengah, Andrian alias wijin (71) warga Jalan Serayu Nomor 65 RT: 003 RW: 07 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, masih bisa mengendalikan transaksi narkoba di luar. Akibatnya, lelaki tua itu kini berurusan lagi dengan polisi.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Jon Wesly Arianto SIK melalui Kasat Narkoba, AKP Suharto SH, menegaskan bahwa dalam kasus ini Wijin bertindak sebagai penghubung saja, karena dia ada di dalam Lapas Kendal, dengan kasus yang sama yakni narkotika dengan hukuman 5 tahun 3 bulan. Sebelumnya pada tahun 2008, Pengadilan Negeri (PN) Tegal, menjatuhi hukuman selama 8 bulan.

“Dalam kasus ini Wijin sebagai penghubung, bukan penjual atau pembeli, karena orangnya ada di dalam Lapas Kendal,” tegas AKP Suharto.

Diungkapkan, Selasa 05 Juni 2018 sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan Serayu tepatnya di rumahnya tersangka Wijin, anggota dari unit Reskrim Polsek Tegal Barat dan anggota Sat Resnarkoba Polres Tegal Kota, mendapat informasi dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya. Bahwa ada seorang wanita yang hendak melakukan transaksi narkoba jenis sabu di sebuah rumah kosong.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan terhadap seseorang sesuai dengan informasi. Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas melihat dua orang (1 wanita dan 1 laki-laki) yang dicuriga di TKP selanjutnya petugas mendatangi dan mengamankan orang tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan dengan disaksikan oleh ketua RT setempat di rumah kosong tempat kedua orang tersebut baru saja keluar, ditemukan barang bukti berupa plastik kresek warna hitam yang di dalamnya ada 1 (satu) plastik klip transparan yang berisi sabu.  Atas kejadian tersebut, kedua pelaku dan barang bukti (BB) dibawa ke Polres Tegal Kota guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan tersangka Jenny, bahwa 1 paket sabu tersebut dipesan melalui Wijin saat berkunjung ke Lapas Tegal. Selanjutnya, Jenny mengajak Michael Soplanit untuk mencari 1 paket sabu di dalam rumahnya Wijin yang dalam keadaan kosong malam hari itu, dengan menggunakan lampu senter. Saat itu petugas menemukan sabu seberat 13,56 gram.

“Jadi untuk kasus Wijin ini hasil pengembangan tersangka Jenny dan Michael, yang kini sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Andrian alias Wijin ditetapkan sebagai tersangka lagi, sesuai pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Pasalnya, tersangka Wijin diduga sebagai orang yang bertanggung jawab atas tersalurnya narkoba jenis sabu 13,56 gram ke tangan tersangka Jenny dan Michael Soplanit.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita