Rabu, 01/08/2018, 14:48:27
DeAr: Program BPJS Wajib Diikuti Seluruh Warga
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani saat sosialisasi Program BPJS Kesehatan di Gedung Arafah jalan Wisanggeni Kota Tegal (Foto: Dok/Erin)

PanturaNews (Tegal) - Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, wajib diikuti seluruh warga negara Indonesia. Program BPJS Kesehatan adalah bentuk perlindungan bagi warga sebagai solusi pengobatan dan perawatan penyakit dengan mudah.

Demikian dikatakan Anggota DPR RI Komisi 9 Fraksi PDI Perjuangan, DR. Hj. Dewi Aryani, MSi pada Reses dan sosialisasi Program BPJS Kesehatan yang dihadiri sekitar 200 warga dari unsure Puskesmas se Kota Tegal, Dinas Kesehatan Kota Tegal, tokoh masyarakat dan warga sebagai perwakilan RW se Kota Tegal, di Gedung Arafah jalan Wisanggeni, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Rabu 01 Agustus 2018 siang.

“Semua warga wajib mengikuti BPJS Kesehatan, termasuk yang tidak memiliki penghasilan sekalipun. Jika kita sakit, kita tidak bingung lagi memikirkan biaya, karena biaya rumah sakit akan ditanggung BPJS,” tutur Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Kepada para peserta sosialisasi, DeAr menyampaikan bahwa Program BPJS Kesehatan, menjadi harapan bagi masyarakat tidak mampu karena pembiayaan menggunakan sistem subsidi silang. Uang jaminan dari orang yang mampu dan belum terpakai, akan digunakan oleh orang yang tidak mampu.

“Pada prinsipnya, lewat gotong royong maka semua akan tertolong,” ujarnya.

Dijelaskan politisi PDI Perjuangan yang berangkat ke Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes), terobosan pemerintah yang sangat bagus ini pada prakteknya memang masih ada hal-hal yang perlu dibenahi, tapi harus terus didukung penyempurnaannya.

Karena, kata DeAr, dengan kepemilikan BPJS, nantinya diharapkan tidak ada lagi warga yang terlantar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, karena tidak mampu membayar.

"Untuk itu sebagai bentuk kepedulian, mari kita bersama-sama turut serta pro aktif mendata masyarakat miskin diwilayahnya masing-masing. Selain membantu program​ pemerintah, juga meminimalisasi keterlambatan pengobatan rakyat miskin yang tidak punya dana untuk berobat,” ajak Dewi Aryani.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita