Selasa, 31/07/2018, 16:04:15
DeAr Mediasi, Tuntutan Warga Dipenuhi PT. Waskita
LAPORAN SL. GAHARU

Dewi Aryani dan pihak Waskita meninjau pagar kawat duri yang akan dicopot (Foto: Dok/Erin)

PanturaNews (Tegal) - Setelah melakukan mediasi dan lobi serta dialog, Anggota DPR RI Komisi 9 Fraksi PDI Perjuangan, DR. Hj. Dewi Aryani, MSi berhasil dengan memuaskan meyelesaikan perseteruan ratusan warga dengan pelaksana pembangunan tol Pejagan-Pemalang, PT. Waskita Karya.

Bahkan tuntutan ratusan warga dari 5 desa dari Kecamatan Kedungbanteng dan Tarub yakni Desa Kebandingan, Tonggara, Karangjati, Bulakwaru dan Samiran dipenuhi semua oleh pihak PT. Waskita Karya.

“Alhamdulilah, semua tuntutan warga lima desa dipenuhi semua oleh pihak PT. Waskita Karya. Bahkan, proses pembangunan irigasi yang menjadi salah satu tuntutan warga, langsung dimulai pengerjaannya,” tutur Hj. Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr.

Politisi PDI Perjuangan yang berangkat ke Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes) menjelaskan, sekurangnya empat tuntutan ratusan warga terdampak pembangunan tol Pejagan-Pemalang dipenuhi.

“Tuntutan warga yang dipenuhi antara lain, pagar kawat duri yang dipasang di persawahan Desa Kebandingan dicopot,” terang DeAr.

Tuntutan lainnya yang dipenuhi, lanjut DeAr, yakni irigasi sepanjang jalan area pertanian, dibangun PT. Waskita secara permanen dengan tenaga kerja melibatkan warga sekitar dan swakelola. Juga soal sertifikat tanah yang akan dipecah, harus segera diselesaikan sesuai permintaan warga.

“Tuntutan lainnya adalah soal hibah jalan yang sudah digunakan, akan dicek kembali untuk apa peruntukannya. Dan masyarakat minta dibuatkan TPA untuk Kabupaten Tegal,” tutur DeAr.

Atas kerja DR. Hj. Dewi Aryani, MSi yang berhasil mewujudkan tuntutan warga, rasa terimakasih tak henti-hentinya diucapkan warga.

“Bu Dewi memang patut dijuluki mumpuni. Kasus perseteruan warga dengan Waskita, dapat diselesaikan dengan hasil memuaskan dan dalam waktu yang tidak lama. Maturnuwun Bu,” ucap salah satu warga Desa Kebandingan.

Sebelumnya dilakukan dialog di Balaidesa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng dengan diikuti 5 kepala desa (Kades) dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kedungbanteng dan Tarub diantaranya dari Desa Kebandingan, Tonggara, Karangjati, Bulakwaru dan Samiran.

Hadir juga pada dialog itu, Camat Kedungbanteng, Direktur Operasional PT. Waskita Karya, Bambang Riyanto, Pimpinan Proyek (Pimpro) pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang dan ratusan warga.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita