Selasa, 17/04/2018, 01:51:00
Jelang Pilgub, Masyarakat Diajak Cegah Konflik
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Kasat Sabhara Polres Brebes, AKP Guritno SH memberikan arahan kepada tokoh msyarakat Sirampog di kegiatan sosiasilasi yang digelar Kesbangpol (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes Jawa Tengah, menggelar sosialisasi peningkatan masyarakat sipil dalam penanganan konflik sosial untuk antisipasi berkembangnya konflik sosial jelang Pikada di Kecamatan Sirampog, Selasa 17 April 2018.

Kepala Kesbangpol Komar SE mengatakan, pelaksanaan Pilkada 2018 yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah akan berjalan aman dan demokratis di Brebes dan khususnya Kecamatan Sirampog. Meski begitu patut diwaspadai terutama partisipasi pemilih yang dikhawatirkan rendah.

"Untuk Sirampog memang selama ini aman bahkan adem ayem, tetapi justru yang dikhawatirkan rendahnya partisipasi masyarakat," katanya yang menjadi nara sumber acara tersebut.

Kesbangpol sangat berharap peran serta masyarakat terutama para tokoh untuk ikut membantu menjaga kondusivitas tetsebut dan juga membantu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk meningkatkan partisipasi. Peningkatan partisipasi sangat penting untuk dapat meningkatkan kualitas Pilkada dengan melahirkan pemimpin yang diinginkan rakyat.

"Pemilu itu amanah undang-undang untuk memilih pemimpin yang demokratis. Sehingga jangan sampai tingkat partisipasi semakin rendah, jadi harus diupayakan untuk meningkat," tetang Komar.

Danramil Sirampog, Kapten Mukhrodi yang menjadi nara sumber kedua mengingatkan terjadinya perubahan kondisi sosial ke arah yang negatif. Seperti akibat bencana atau menyempitnya lahan pertanian yang berpengaruh pada kondisi sosial masyarakat.

"Kesulitan mendapatkan pekerjaan di daerah sendiri biasanya akan menjadikan masyarakat merantau," katanya.

Perlu diwaspadai pula adanya kenakalan remaja karena pergaulan yang salah akibat kurangnya perhatian orang tua. Gesekan sosial juga harus dihindari agar tidak terjadi kerawanan yang dapat memicu kerusuhan.

"Tugas untuk menjaga keamanan adalah tugas semua orang termasuk tokoh masyarakat, bukan hanya tugas TNI dan Polri saja tapi juga semuanya," jelas Mukhrodi pada acara yang dilaksanakan do Aula Kantor Kecamatan Sirampog dandiikuti para tokoh masyarakat.

Nara sumber ketiga, Kasat Sabhara Polres Brebes AKP Guritno SH mengajak agar tokoh masyarakat menjadi agen pencegahan konflik untuk suksesnya Pilkada 2018. Peran tokoh masyarakat sangat besar karena sangat dekat dengan masyarakat dan biasanya menjadi panutan masyarakat.

"Tolong ingatkan kepada masyarakat bahwa konflik itu sangat merugikan masyarakat dan menguntungkan pihak luar untuk menghancurkan bangsa ini," katanya.

Guritno mengingatkan konflik sangat merugikan karena pembangunan akan terganggu, bahkan biaya akan dihabiskan hanya untuk menyelesaikan konflik. Pendidikan dan perekonomian akan terganggu jika terjadi konflik, sehingga akan sangat merugikan.

"Tidak ada untungnya konflik tersebut bahkan sangat merugikan masyarakat sendiri," ujar Guritno.

Camat Sirampog Munaedi SH yang membuka acara melaporkan, Kecamatan Sirampog selama ini cukup aman dan kondusif. Kondisi masyarakat yang religius juga memudahkan dalam mensosialisasikan setiap program pembangunan.

"Peran tokoh masyarakat seperti para tokoh agama sangat besar, selama ini program pembangunan dapat berjalan berkat bantuan para tokoh masyarakat," ungkapnya.

Peran para tokoh masyarakat tersebut diharapkan dapat terus dipelihara sehingga keamanan dan kondusifitas di Kecamatan Sirampog juga dapat terus terpelihara.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita