Selasa, 13/02/2018, 01:50:31
Penetapan Paslon Setelah Ada Fatwa dari KPU RI
LAPORAN SL. GAHARU

Paslon Habib Ali dan Tanty saat menerima surat keputusan penetapan dari Ketua KPU Kota Tegal (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Setelah melalui pembahasan yang menegangkan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, serta setelah mendapat ‘fatwa’ atau pernyataan dari KPU RI, akhirnya lima bakal pasangan calon (Paslon) ditetapkan KPU Kota Tegal menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal.

Penetapan dengan Surat Keputusan (SK) KPU Kota Tegal Nomor: 2/PP.02.3-Kpt/ 336/KPU-Kot/II/2018, digelar dalam Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tegal Tahun 2018 di Aula KPU Kota Tegal, Senin 12 Februari 2018 pukul 20.00 WIB.

Menurut Ketua KPU Kota Tegal, Agus Wijonarko, penetapan paslon walikota dan wakil walikota seharusnya digelar pada Senin 12 Februari 2018 pukul 15.00 WIB, tapi diundur pada pukul 20.00 WIB. Mundurnya jadwal itu, karena ada beberapa hal yang harus dirapatkan di KPU Provinsi Jawa Tengah.

“Sebelumnya ada masukkan dari LSM Amuk dan Panwas yang menyebutkan dari beberapa calon ada yang belum memenuhi syarat. Tapi setelah kami melakukan kajian terhadap dokumen-dokumen itu, dan melakukan klarifikasi terhadap lembaga yang mengeluarkan dokumen itu, kesimpulanya semua dokumen-dokumen itu memenuhi syarat, sehingga KPU bulat untuk menetapkan,” jelas Agus Wijonarko usai penetapan.

Lebih lanjut dikatakan, untuk pencalonan di KPU Kota Tegal ada sesuatu yang menarik dari sisi persyaratan, sehingga harus dilakukan rapat dengan KPU Provinsi Jawa Tengah. Pada rapat itu dibahas soal dokumen-dokumen persyaratan. Bahkan rapat juga diwarnai debat.

“Setelah melalui perdebatan, akhirnya KPU Provinsi Jawa Tengah dan KPU Kota Tegal sepakat bahwa semua dokumen paslon memenuhi syarat, tetapi penetapanya harus menunggu ‘fatwa’ atau pernyataan dari KPU RI, mengenai apa yang harus dilakukan KPU Kota Tegal,” tutur Agus Wijonarko.

Karena itu, lanjutnya, jadwal penetapan yang seharusnya pukul 15.00 WIB, terpasa ditunda pada pukul 20.00 WIB. Setelah KPU RI memberikan pernyataan, baru KPU melakukan penetapan. Dan untuk pengundian Nomor Urut, akan digelar Selasa 13 Februari 2018 pukul 14.00 WIB di Gedung Pertemuan Poltrans Jalan Lawu Kota Tegal.

“Keputusan bulat penetapan lima paslon KPU Kota Tegal, diperkuat oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dan KPU Pusat. Jadi keputusan ini bulat,” pungkas Agus Wijonarko.

Rapat Pleno Terbuka Pengumuman Penetapan Pasangan Calon Pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tegal Tahun 2018, hanya dihadiri dua paslon yakni A. Ghautsun dan H. Muslih Dahlan dan KH. Habib Ali Zaenal Abidin dan Tanty Prasetyo Ningrum. Sementara paslon lainnya hanya diwakilkan oleh tim suksesnya.

Berikut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal Tahun 2018 berdasarkan urutan pendaftaran:

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal: H. Dedy Yon Supritono, SE, MM dan Muhammad Jumadi, ST, MM. Diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal: HM. Nursholeh dan H. Wartono. Diusung Partai Golkar dan Partai Hanura.

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal: Herujito, S.IP dan Sugono. Diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal: A. Ghautsun dan H. Muslih Dahlan, dr dari jalur Perseorangan (Independent).

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Tegal: KH. Habib Ali Zaenal Abidin, SE, MH dan Tanty Prasetyo Ningrum, SH, MM. Diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita