Senin, 12/02/2018, 06:01:26
Ratusan Warga Terdampak Banjir Diungsikan ke GOR
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ratusan warga terdampak banjir mengungsi di GOR Brebes menunggu banjir surut (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Ratusan warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terdampak banjir diungsikan di di Gedung Olah Raga (GOR) Brebes. Para pengungsi dievakuasi dari beberapa desa terdekat.

Posko pengungsian korban banjir sementara, tepatnya di GOR Brebes terdapat beberapa tim Medis, PMI dan relawan serta aparat keamanan dari Kodim Polres dan Satpol PP Brebes, yang sudah berada di lokasi pengungsian untuk membantu mengevakuasi para korban banjir.

Ratusan warga dari beberapa desa yang terdampak banjir akibat tanggul sungai Pemali jebol di Desa Terlangu, Kecamatan Brebes, diungsikan ke GOR Brebes. Bahkan warga yang merasa tidak aman, dating sendiri ke pengungsian.

Dari catatan petugas posko pengungsian sementara itu, selain warga Desa Terlangu yang mengungsi juga Desa Lengkong. Sementara, warga Desa Lembarawa yang berjumlah sekitar ribuan orang lebih memilih naik ke jalan tol.

Salah seorang warga korban banjir asal Desa Terlangu, Siti Mustika Sari (30), mengatakan dirinya bersama keluarganya berjumlah sembilan orang dievakuasi semua di posko pengungsian Gor Brebes.

“Ada sembilan orang dari seluruh keluarga saya yang mengungsi di Gor Brebes. Ini karena rumah saya sudah terendam banjir setinggi satu meter lebih, atau setinggi pinggang orang dewasa,” tutur Tika, panggilannya saat di konfirmasi PanturaNews.Com.

Menurutnya, ia bersama keluarga serta warga desanya, sangat membutuhkan bantuan logistik makanan dan air bersih serta perlengakapan pakaian. “Saya kesini hanya bawa tas dan perlengakapan pakaian secukupnya,” ujar warga Desa Terlangu RT: 03, RW:03 ini.

Ia sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, untuk segera memperbaiki tanggul sungai Pemali di Desa Terlangu yang jebol agar tidak terjadi banjir lagi.

Terpisah Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti menghimbau kepada warga Desa Terlangu untuk segera mengungsi di tempat aman, seperti di posko-posko pengungsian sementara, sembari banjir mulai surut.

“Kalau di posko-posko pengungsian pasti aman, karena sudah ada yang menanganinya. Seperti dari tim medis dan para relawan,” kata Idza saat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Terlangu.

Semantara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Brebes, Dr. Umar Utoyo beserta istri yang sempat meninjau posko pengungsian di Gor Brebes, mengaku akan memberikan bantuan logostik makanan dan perlengkapan pakaian serta perlengakapan sholat.

“Kami juga sudah menyiapkan dua mobil yakni truk untuk mengangkut pengungsi, dan mobil ambulan guna membantu para korban banjir,” tuturnya.

Ia berharap kepada Pemkab setempat untuk segera membuat dapur umur, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diingin oleh para korban banjir. “Dapur umum ini sangat penting, karena jelas para korban banjir pasti sangat membutuhkan bantuan logistik makanan,” ujarnya.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita