Rabu, 20/09/2017, 11:57:59
Dewi Aryani: Jaga Kerukunan dan Gotong Royong
Laporan SL Gaharu & Zaenal Muttaqin

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil IX Jawa Tengah, DR Dewi Aryani MSi berbaur dengan warga saat melakuikan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Foto: Tim PanturaNews)

PanturaNews (Tegal) - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil IX Jawa Tengah, DR Dewi Aryani MSi kembali melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Rabu 20 September 2017. Kali ini bertempat di Dukuh Pilang Desa Sidaharja Kabupaten Tegal, pada pukul jam 19.30 WIB itu tak kurang dari 300 orang hadir mendengarkan penjelasan Dewi tentang pentingnya menjaga kerukunan antar warga dan meningkatkan gotong royong.

"Ancaman untuk bangsa saat ini bukan dalam bentuk perang, tetapi bentuk-bentuk lain berupa teror, memecah belah atau adu domba, permusuhan antar kelompok hingga narkoba," ujar Dewi dihadapan peserta.

Menueutnya, jika ancaman itu tidak diantisipasi bersama, bukan tidak mungkin Indonesia akan mudah dipecah belah, sehingga kelompok-kelompok yang berhaluan radikal akan mudah masuk dan menyusup ke desa-desa. Untuk level pedesaan gejala ini biasanya muncul jika ada perhelatan pilkades.

"Karenanya warga masyarakat dihimbau untuk menjauhkan diri dari sifat adu domba dan hal-hal yang akan menimbulkan keresahan warga dan memicu perpecahan," kata Dewi.

Dewi Aryani yang juga akrab dipanggil DeAr dan politisi PDI Perjuangan juga mengatakan, sejauh dari pemantauan yang dilakukan memang kegiatan Pilkades serentak tahun ini terutama di Kabupaten Tegal mulai memanas/

"Hal ini mengingat perhelatan akan dilaksanakan pada tanggal 29 oktober mendatang," ucap Dewi

Beberapa keluarga besar para calon memang memiliki latar belakang dan kekuatan kelompok yang berbeda. Tapi ini tdk menjadi masalah serius andai masyarakat mampu diyakinkan bahwa program kerja dan kinerja menjadi acuan masyarakat dlm menentukan pilihannya.

"Tidak bisa dipungkiri pesta demokrasi level desa memang mau tidak mau melibatkan emosi keberpihakan kepada kelompok atau keluarga besar tertentu. Saya kira wajar saja yang penting tetap harus berjalan tertib dan hindari konflik horisontal sehingga pilkades dpt berjalan mulus lancar tertib dan aman," jelas Dewi

Masih menurut Dewi, hal yang paling penting para tokoh masyarakat tua dan pemuda mampu menjaga kerukunan dan tetap mengedepanpan gotong royong/

"Kedepankan kebersamaan dan kegotongroyongan, maka kerukunan dan konsdusivitas akan terjafa", kata Dewi

Kata Dewi pula, kadang masih dijumpai di masyarakat yang bertetangga tetapi hanya karena beda pilihan kadang mereka sementara waktu menjadi panas-panasan karena membela jagonya masing-masing.

"Kita sebagai bagian dari warga masyarakat harus bijak dan terus menerus memberi pemahaman bahwa masyarakat semestinya memilih calon yang mengutamakan kerja dan kinerja karena pembangunan desa menjadi pondasi keberhasilan pembangunan di tingkat kabupaten hingga nasional", tandas DeAr.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita