Rabu, 12/07/2017, 08:39:22
Dua Kepala Desa yang Ditahan Diminta Dibebaskan
Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Dua Kepala (Kades) yang ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Jawa Tengah, yakni Kades Larangan dan Kades Pakijangan pada 6 Juli 2017 lalu, yang ditahan Lapas Kelas II B selama dua puluh hari kedepan diminta dibebaskan.

Jika tuntutan pembebasan tidak dipenuhi, ratusan Kades yang tergabung dalam Paguyuban Praja Tali Asih, akan melakukan aksi mogok kerja missal. Selain itu, para kades juga akan menduduki Kantor Bupati dan Kejaksaan Brebes.

Hal itu terungkap saat para Kades yang tergabung dalam Paguyuban Praja Tali Asih yang diketuai Kades Benda, Kecamatan Sirampog, Nahib Sodiq, mengadakan pertemuan di Kantor Desa Padasugih, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Rabu 12 Juli 2017 siang.

Sebagaimana diketahui, dua Kades di Kabupaten Brebes secara resmi ditahan oleh Kejari Brebes. Kedua Kades yang ditahan atas kasus dugaan korupsi pada pembuatan sertifikat Program Agraria Nasional (Prona) ini, yakni Kades Larangan, Subandi dan Kades Pakijangan, Sri Retno Widyowati.

Kedua kades tersebut ditahan setelah mendapat pelimpahan berkas perkara dari Polres Brebes yang dinyatkan lengkap atau P21. Kedua kades itu menjadi tahanan sementara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B selama dua puluh hari kedepan sejak 6 hingga 25 Juli 2017 mendatang.

Dalam pertemuan itu, Nahib Sodiq mengancam, para Kades yang tergabung dalam Paguyuban Praja Tali Asih ini, akan melakukan aksi mogok kerja massal, jika tuntutannya itu tidak dipenuhi.

Ancaman itu dilayangkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab), dalam hal ini adalah Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE.

"Namun, sebelum kami para kades di Kabupaten Brebes akan melakukan audensi terlebih dahulu dengan Bupati Brebes," ujar Nahib Sodiq.

Dalam rencana audensi nanti, kata Nahib Sodiq, yang akan disampaikan adalah mendesak kepada Bupati Brebes untuk minta pertanggung jawaban terkait kasus yang dialami kades Larangan dan Pakijangan tersebut.

Bentuk pertanggung jawabannya salah satunya adalah minta keadilan, agar Bupati Brebes membebaskan dua kades yang ditahan di Lapas Brebes selama 20 hari kedepan.

"Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, kami mengancam akan menduduki Kantor Bupati dan Kejari Brebes," tegas Nahib Sodiq.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita