Selasa, 30/05/2017, 03:36:22
Saksi Hanya Mengaku Zinah Sekali di Hotel BI Tegal
Laporan Johari & SL Gaharu

Sidang dugaan perzinahan anggota DPRD Kota Tegal mendengarkan keterangan saksi mahkota (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Sidang lanjutan kasus dugaan perzinahan anggota DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, H. Suprianto dengan RN yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi mahkota dengan terdakwa RN, Selasa 30 Mei 2017.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal, Haerati, SH menghadirkan dua orang saksi yakni Imam Sujai (tokoh masyarakat) dan H. Suprianto (terdakwa kasus lain).

Usai sidang, JPU Haerati mengatakan, saksi Suprianto menolak beberapa keterangan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Polres Tegal Kota. Alasanya, karena saat diperiksa Suprianto mengaku ada tekanan psikis yakni ibunya sedang sakit, sehingga ia mau menandatangani BAP.

“Menurut keterangan saksi Suprianto, dia mengaku hanya sekali berzinah dengan RN di Hotel BI Tegal dan memakai KTP Cirebon. Perzinahan itu terjadi karena RN mengaku sudah janda. Sedangkan penggunaan KTP Cirebon, karena saat mengeluarkan KTP dari dompet yang kecabut KTP Cirebon,” terang Haerati.

Lebih lanjut kata Haerati, keterang saksi Suprianto mau berzinah dengan RN, karena RN mengaku sudah janda. Namun keterangan Suprianto dibantah oleh terdakwa RN.

Karena banyak keterangan di BAP yang dibantah oleh saksi Suprinato, akhirnya mejelis hakim yang diketuai Haruna Patriadi SH, MH anggota Ftarony SH dan Haklainul Dunggio SH, menunda sidang Rabu 31 Mei 2017 besok, dengan menghadirkan saksi dari penyidik Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tegal Kota.

Kuasa hukum terdakwa, Arie Setya SH membenarkan banyak keterangan yang tertuang dalam BAP dibantah oleh saksi. Namun ada beberapa yang dibenarkan, diantaranya mengaku hanya satu kali berzinah di Hotel BI, sedangkan kejadian di RSU Kardinah dibantah. Termasuk waktu chek in di Hotel BI juga mengaku memakai KTP Cirebon.

“Besok akan hadirkan saksi dari penyidik, kita lihat saja nanti,” tegas Arie.

This Website have been infected by Ransomlie & Wanna Bye


To restore your website data, please sent payment with amount 1.000.000 IDR to bank account :

BCA:065.065.0671 [Dhenny Hervianna]

MANDIRI:125.0007.696008 [Tengku Trie Putriani]

Confirmation Payment (Screenshot/Photo Payment Receipt):

  • dhe_her@yahoo.com/0813-9910-1955 [Dhenny]
  • 0812-8111-2110 [Kenny]
  • 0896-7956-4483 [Elyn]


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita