Jumat, 24/03/2017, 04:16:56
Disayangkan, PDI P Dilanda Persoalan Konflik Internal
Laporan Takwo Heriyanto

Jajaran pengurus DPC PDIP Brebes rapat internal di kediaman Ketua DPC PDIP Brebes Indra Kusuma.(Foto:Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, kini tengah dilanda persoalan konflik internal oleh para kader partai berlambang bateng moncong putih itu sendiri.

Menyusul adanya pengakuan 16 dari 17 PAC PDI P yang menghendaki agar Indra Kusuma selaku Ketua DPC PDI P Kabupaten Brebes segera dicopot dari jabatan pimpinan partainya yang sudah muncul di salah satu media cetak.

Mereka menghendaki agar mantan Bupati Brebes itu dicopot dari kursi kepimpinanan partainya karena dianggap sudah tidak bisa lagi memimpin organisasi partainya.

Mereka bahkan mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran, jika desakan yang pernah disampaikan melalui forum rapat di Kantor DPC PDI P Brebes beberapa lalu, tidak dipenuhi.

Ketua DPC PDI P Kabupaten Brebes Indra Kusuma melalui Wakil Ketua Bidang Kaderisasi, Cahrudin sungguh sangat menyayangkannya, karena masalah itu merupakan persoalan yang harus diselesaikan secara internal, dan forum penyelesainnya sudah jelas.

"Artinya tidak usah main media, karena hal itu tidak akan pernah selesai," tegas Cahrudin, saat rapat dengan sejumlah jajaran pengurus DPC PDI P Brebes, seperti Tri Murdiningsih, Chairiroh, Sukirso, Rizki Ubadillah, yang juga anggota DPRD Brebes serta Taufik.

Sedangkan Sekretaris DPC PDI P Brebes Illia Amin berhalangan hadir karena sedang ada kegiatan di Jakarta. Rapat internal itu sendiri dilaksanakan di kediaman Ketua DPC PDI P Brebes Indra Kusuma, Jumat 24 Maret 2017.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPC PDI P Brebes, Cahrudin, juga menyayangkan persoalan yang dilakukan oleh itu, karena apa yang mereka katakan itu sebetulnya tidak benar.

"Contoh selama tahapan-tahapan dikepartaian itu ceto. beberapa waktu lalu juga riil sudah dibuka melalui Rapat Kerja Cabang (rakercab) secara luas dan terbukti yang memipin langsung dari DPP PDIP, yaitu Idam Samawi selaku Bidang Organisasi DPP PDI P," jelasnya.

Apalagi, kata Cahrudin, dalam rakercab beberapa waktu lalu itu, tidak ada satu PAC pun yang didalam penyampaian visi misinya atau dalam laporannya yang mengnehdaki agar saodara Pak Indra Kusuma dilengserkan dari jabatan Ketua DPC PDIP Brebes.

"Mereka itu tidak mengerti AD/ART, padahal itu forum resmi yang disampaikan langsung oleh DPP," ungkap Cahrudin yang juga anggota DPRD Brebes.

"Disisi lain, tahapan-tahapan mereka berpendapatpun, dinilai sangat tidak jelas. Sebab, tidak melalui mekanisme rapat PAC sehingga saya menganggap perlu untuk menyikapinya agar imej di masyarakat tidak tergiring mengarah kesana," sambungnya.

Menurut Cahrudin, persoalan tersebut sudah menjadi tanggung jawab DPD dan DPP. Kemudian, agenda-agenda terkait dengan pemenangan Pilkada Brebes beberapa waktu lalu, Indra Kusuma selaku Ketua DPC juga sudah membuktikannya.

Dimana Idza Priyanti dan Narjo, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Brebes terpilih yang diusung oleh partainya itu meraih kemenangan yang sesuai dengan prosentasi yang ditargtekan.

"Sehingga mohon maaf, saya sampaikan kepada para oknum Ketua PAC, marilah kita duduk bersama di depan DPD ataupun DPP dan seluruh pengurus lainnya itu untuk dilibatkan agar nanti ceto, siapa yang benar siapa dan yang salah," ucapnya.

Adapun, terkait dengan surat PAC yang disampaikan kepada DPC, pihaknyapun merespon surat tersebut dengan penjelasan-penjelasan.

"Yang jelas, kami juga telah mohon petunjuk kepada DPD dan DPP, bahwa persoalan yang kini tengah terjadi di internal partai ini, tidak benar sama sekali. Itu karena ada orang-orang yang merasa tersingkirkan saja, padahal kami dari jajaran pengurus DPC PDIP tidak menganggapnya seperti itu," paparnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita