Kamis, 12/01/2017, 02:09:29
DPRD Dorong Kejaksaan Tuntaskan Kasus Asusila
Laporan SL Gaharu

Pimpinan DPRD saat audiensi dengan Kajari Tegal menanyakan proses dugaan kasus asusila (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Pimpinan DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, mendorong Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal segera menuntaskan kasus dugaan asusila yang melibatkan anggota DPRD setempat, H Supriyanto. Hal itu terungkap saat para Pimpinan DPRD audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tegal, R Hendry Budiyanto, SH,MHum di ruang kerja Kajari, Kamis 12 Januari 2016 pukul 10.00 WIB.

Rombongan DPRD dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno, SH,MH didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Drs. Anshori Faqih dan anggota lainnya yakni Hendria Priatmana, H Sisdiono Ahmad, Eko Patrio, Rachmat Rahardjo, Hj. Siti Maryam, Tuty Awaliyah, Wiwik Mastuti dan Abas Toya Bawazir. Sementara yang mendampingi Kajari Tegal, R Hendry Budiyanto adalah Kasi Intel, Kasi Pidsus, Kasi Pidum, Kasi Datun dan Kasubagmin.

Dikatakan Ketua DPRD Kota Tegal, H Edi Suripno, SH,MH bahwa kedatanganya ke Kejaksaan Negeri Tegal sebagai tindak lanjut hasil rapat pimpinan (Rapim) DPRD Kota Tegal, untuk mengetahui sejauh mana kejaksaan dalam menangani dugaan kasus tindak asusila yang melibatkan salah satu anggotanya.

“Badan Kehormatan (BK) DPRD juga melakukan rentetan pemeriksaan, yang akhirnya diputuskan sanksi kepada yang bersangkutan. Sanksi yang diambil adalah memberhentikan dari keanggotaan alat kelengkapan DPRD, sampai ada putusan hukum tetap yang saat ini sedang diproses di kepolisian,” tutur H Edi Suripno yang akrab disapa Uyip kepada Kajari Tegal.

Dijelaskan Uyip, bahwa keputusan BK DPRD itu menggantungkan terhadap putusan hukum tetap yang sedang diproses aparat penegak hukum (APH). DPRD minta segera diproses, agar kasusnya semakin jelas dan terang.

“Kami semua berkepentingan agar marwah lembaga DPRD dapat terjaga. Kedatangan kami ke kejaksaan bukan kepentingan politik, tapi kepentingan lembaga. Kami ingin tahu secara langsung kejelasan tindak lanjut pengusutan kasus yang sempat mencoreng moreng wajah lembaga wakil rakyat,” terang Uyip.

“Kedatangan kami sama saja memenuhi tuntutan public, yang selama ini focus terhadap kasus asusila yang melibatkan anggota kami di DPRD. Kalau memang terbukti bersalah, maka kami minta APH segera menuntaskan kasusnya, sehingga marwah DPRD tidak semakin terpuruk. Kalau memang terbukti tidak bersalah, maka kami akan melakukan rehabilitasi nama baiknya,” tandasnya.

Diketahui, H Supriyanto, anggota DPRD Kota Tegal dilaporkan oleh IS (47) warga Jatibarang, Brebes ke BK atas tuduhan perzinahaan terhadap istrinya, RN hingga hamil. Kasusnya terus bergulir baik di kepolisian maupun di BK DPRD Kota Tegal.

Bahkan H Supriyanto yang berangkat dari PPP dan terhimpun di dalam Fraksi Partai Golkar, oleh BKDPRD Kota Tegal dinyatakan bersalah telah melakukan tindak asusila, dan dikeluarkan dari keanggotaan Alat Kelengkapan DPRD.

Keputusan itu dibacakan oleh Ketua BK DPRD Kota Tegal, Wiwiek Mastuti, SH dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tegal, H Edy Suripno, SH,MH, Selasa 03 Januari 2017.

Menanggapi kedatangan rombongan Pimpinan DPRD Kota Tegal, Kajari Tegal, R Hendry Budiyanto mengatakan bahwa kasus dugaan asusila yang melibatkan anggota DPRD itu, prosesnya sedang berjalan. Menurutnya, pihak Polres Tegal Kota sudah menyerahkan berkasnya ke kejaksaan, namun dikembalikan lagi untuk dilengkapi.

Pada sekitar tanggal 19 Desember 2016, berkas dari Polres Tegal Kota dikembalikan lagi untuk dilengkapi dengan hasil tes DNA. Menurut Kajari, tes DNA itu merupakan bukti kuat, dan akan memudahkan proses di pengadilan.

“Hasil tes DNA itu jika terbukti, pelaku tidak bisa mengelak lagi. Lagi pula informasi yang kami dengar, bayinya sudah lahir jadi sudah bisa dilakukan tes DNA. Tapi sampai sekarang Polres belum memasukan berkasnya lagi,” jelas R Hendry Budiyanto.

Ditambahkan Kajari Tegal, dia sudah kordinasi dengan jaksa yang menangani kasus dugaan asusila ini, agar cepat diselesaikan. Pihak kejaksaan hanya tinggal menunggu berkas dari Polres Tegal Kota masuk, sehingga akan cepat diproses ke pengadilan untuk disidangkan.

Setelah mendatangi Kejaksaan Negeri Tegal, rombongan pimpinan DPRD Kota Tegal dijadwalkan akan melakukan hal yang sama ke Kapolres Tegal Kota, Jumat 13 Januari 2017 sekitar pukul 09.00 WIB.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita