Rabu, 21/12/2016, 09:38:12
Idza Priyanti dan Narjo Didukung Kaum Petani
Laporan Takwo Heriyanto

Idza Priyanti saat dialog dengan para petani bawang merah Desa Tengki (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati (wabup), Nomor Urut 2 (dua), Idza Priyanti dan Narjo didukung oleh kaum petani. Hal itu itu nampak saat paslon petahana tersebut, blusukan kampanye di beberapa tempat yang merupakan zona utara.

Meski Idza dan Narjo yang diusung oleh tujuh gabungan partai politik itu melakukan blusukan kampanyenya secara terpisah, namun ratusan pendukung merasa antusias dan senang akan kedatangannya.

Khususnya adalah kaum petani, mengingat yang dikunjungi oleh paslon yang dinilai merakyat adalah para petani. Seperti kampanye yang dilakukan Idza Priyanti saat diundang oleh ratusan petani bawang yang mayoritas adalah kaum perempuan, di Desa Tengki, Kecamatan Brebes, Selasa 20 Desember 2016.

Dalam kegiatan kampanye itu, nampak mereka senang dan berterimaksih atas kedatangan Idza Priyanti di desanya. Meraka langsung menyambutnya dengan hangat. Tidak sedikit dari mereka yang menggunakan bahasa Brebesan saat dibukanya acara dialog dan tanya jawab.

Pun demikian, Idza Priyanti turut menjawabnya dengan bahasa brebesan, seperti yang sering dilakukan saat berbagai kegiatan selama masih menjabat sebagai bupati, maupun saat ini yang tengah cuti, karena mencalonkan diri sebagai cabup.

Dalam dialog maupun tanya jawabnya, sebagian besar kaum petani yang siap memberikan dukungan penuh kepada pasalo nomor urut dua ini, menyampaikan terkait persoalan harga kebutuhan kebutuhan pangan, yang cepat meningkat. Termasuk harga bawang, yang seringkali mengalami penurunan harga secara drastis.

Menyikapi hal itu, Idza Priyanti, menyatakan apabila terpilih kembali menjadi Bupati Brebes, pihaknya siap memberikan yang terbaik untuk para petani dan masyarakat demi peningkatan kesejahteraan.

"Untuk persoalan harga kebutuhan pangan, akan kami upayakan agar harganya bisa seimbang. Tidak membuat rugi pengusaha atau pedanganya, juga tidak membuat konsumen atau masyarakat merasa terbebani.

“Untuk harga bawang, Kami akan upayakan maksimal bekerjasama dengan pihak bulog agar nanti harganya bisa seimbang, seperti harga beras. Artinya, petani jadi senang, karena tidak merugi, masyarakatnya pun tidak terbebani dengan harga yang cukup tinggi," tuturnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita