Senin, 14/11/2016, 11:46:29
16-29 November Polres Gelar Operasi Cipta Kondisi
Laporan Takwo Heriyanto

Wakapolres Brebes Kompol Mashudi SH saat sambutan latihan pra operasi. (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Mulai 16-29 November 2016 mendatang, jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Brebes, Jawa Tengah (Jateng) akan menggelar Operasi Cipta kondisi dengan Sandi Zebra Candi 2016.  

Kegiatan operasi yang akan digelar selama 14 hari itu, disampaikan oleh Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Waka Polres Kompol Mashudi, SH saat membuka acara Latihan Pra Operasi dan simulasi Operasi Zebra Candi 2016, di Aula Mapolres Brebes, Senin 14 November 2016.

Menurutnya, selama kegiatan tersebut, Polres akan menurunkan sebanyak 60 personil agar  dapat dilaksanakan dengan baik dan memenuhi target selama operasi. Dengan harapan dapat menekan terjadinya angka kecelakaan serta tertibnya para pengguna jalan.

Sementara, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, beberapa Target Operasi (TO) yang akan  menjadi prioritaskan selama pelaksanaan 14 hari itu, antara lain TO Orang, Benda dan Lokasi. 

Dijelaskan oleh Arfan, bahwa yang menjadi target orang, antar lain para pelanggar/pengendara yang tidak memakai helm, pelanggaran rambu dan marka. Pelanggaran APILL (Traffic Light) dan pelanggaran para pengguna jalan yang melawan arus. 

Sementara untuk target benda adalah kendaraan yang digunakan bukan peruntukannya yang berpotensi kecelakaan.Seperti kendaran Pick Up muatan barang dan sepeda motor roda 3 yang dipergunakan untuk mengangkut orang.

"Sedangkan target yang yang lainya adalah lokasi/tempat yang akan dijadikan sasaran kegiatan operasi," tuturnya.

Di Brebes Kota sendiri, lanjut Arfan, ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran seperti Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Jalan P Diponegoro, Jalan A Yani dan jalan Sultan Agung Brebes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menciptakan kamseltibcar lantas. Selain itu, untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran yang menyebabkan laka lantas dan kemacetan menjelang perayaan natal 2016 dan pergantian tahun baru 2017.

Dijelasakan oleh Arfan, operasi yang akan dimulai tanggal 16-29 Nopember mendatang ini akan digelar secara serentak di Indonesia. Untuk sanksi Tilang akan diberikan kepada pelanggar lalu lintas. 

“Penindakan akan diprioritaskan dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini, yakni 80% penegakan hukum, 10% kegiatan preemtif berupa himbauan dan pemasangan sepanduk dan Dikmas Lantas. Sedangkandan 10% preventif berupa patroli dan penempatan personil didaerah rawan kecelakaan untuk melakukan pengaturan,” paparnya.

 Dia berharap dengan melakukan penegakan hukum terhadap target opeasi yang diprioritaskan itu, maka dengan pelaksanaan Operasi Zebra dapat tercapainya tujuan dari Operasi. 

 Yakni terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran dan kemacetan. Serta meningkatnya ketertiban, kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas. 

 “Selain itu juga untuk mewujudkan situasi dan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman, kondusif dan terkendali menjelang hari raya Natal 2016 dan tahun Baru 2017,” tandasnya

 


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita