Senin, 07/11/2016, 06:14:57
Dewi: Calon Walikota dari PDIP Harus Uyip
Laporan SL Gaharu

Dewi Aryani (kiri) didampingi Edi Suripno saar Reses di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tegal (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Secara pribadi, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah IX, DR. Hj Dewi Aryani, M.Si, menyatakan bahwa calon Walikota Tegal yang harus diusung PDI Perjuangan pada Pilkada Kota Tegal 2018 mendatang, adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, H. Edi Suripno, SH, MH yang akrab disapa Uyip.

“Secara pribadi, untuk calon walikota yang akan diusung PDIP harus Uyip. Selain sudah punya pengalaman, Uyip adalah simbol partai serta sudah memenuhi persyaratan,” tegas Hj Dewi Aryani saat Reses dan Kunjungan Kerja di DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, Senin 07 Nopember 2016 siang.

Dikatakan Hj Dewi Aryani, H. Edi Suripno atau yang lebih dikenal dengan sapaan Uyip, sudah memiliki persyaratan penuh, diantaranya pengalaman sebagai Ketua DPRD Kota Tegal, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, persiapan juga sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari, serta sudah dikenal atau populer di seantero masyarakat Kota Tegal. Hanya satu yang belum dimiliki Uyip, yaitu rekomendasi DPP PDIP.

“Ketua DPC adalah simbol partai, sehingga secara ideologi sangat wajar kalau menempatkan Uyip sebagai calon walikota. Partai kami punya system sendiri, yakni Tegak Lurus, satu komando,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Hj Dewi Aryani, persiapan yang dibangun Uyip sudah sangat matang, termasuk dengan program KTA-nisasi yang digulirkan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, dimana program ini menjadi kekuatan partai. Dengan persiapan dan konsolidasi internal yang sudah jalan, langkah selanjutnya tinggal melakukan konsolidasi eksternal.

“Dengan langkah-langkah yang sudah dijalankan itu, pada pertengahan tahun 2017, mesih partai bekerja dan semua kader harus kompak. Di internal partai, antar kader harus solid, sehingga nantinya tidak terjadi perbedaan pendapat,” tandas Hj Dewi Aryani yang juga sebagai pembina Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes)

Ditambahkan Hj Dewi Aryani, peta politik jelang Pilkada, dibanding Kabupaten Brebes, Kota Tegal akan lebih panas. Di Brebes, pada pilkada yang akan digelar 15 Pebruari 2017, situasinya sejuk dan calon yang maju juga sedikit.

“Dibanding Brebes, disini (Kota Tegal-Red) akan lebih panas. Masih jauh saja sudah banyak yang menyatakan akan nyalon. Padahal Pilkada Kota Tegal akan dilaksanakan pada tahun 2018, sehingga yang akan nyalon di Kota Tegal bisa banyak,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita