Senin, 26/01/2015, 05:26:55
Penegak Hukum Bermain Politik Harus Ditindak Tegas
Laporan Riyanto Jayeng

Ketua Presidium Seknas Jokowi, Muhammad Yamin

PanturaNews (Jakarta) - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo harus membuktikan ketegasan tindakannya di dalam menyikapi perseteruan antara Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Joko Widodo juga harus bersikap tegas terhadap intitusi penegak hukum yang mencoba bermain politik, atau menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Presidium Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Muhammad Yamin SH, Senin 26 Januari 2015.

Menurut Muhammad Yamin, Presiden harus bersikap dan bertindak nyata untuk tidak pandang bulu terhadap para penegak hukum yang dengan sengaja melakukan pelanggaran wewenangnya.

“Kami meminta ke presiden untuk mengambil tindakan untuk menyelematkan KPK dan Polri degan cara mengembalikan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) kedua lembaga dimaksud dalam jalur penegakan hukum,” kata Muhammad Yamin.

Lebih jauh dijelaskan, bersama kelompok masyarakat lainnya siap mengawal proses hukum yang menimpa Bambang Widjoyanto dan Komjen Budi Gunawan sebagai tanggungjawab dalam mengawal perwujudan program Nawacita Presiden yaitu, penegakan hukum (law enforcement) yang adil dan jujur dan komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Muhammad Yamin mengungkapkan, perseteruan antara KPK dengan Kepolisian RI sudah berulang kali terjadi. Untuk itu sudah saatnya Presiden membuat suatu kebijakan yang diharapkan mampu menghindari terulangnya kejadian yang sama.

“Musuh bangsa Indonesia adalah para koruptor. Perhatian dan energi seharusnya dikonsentrasikan pada upaya pemberantasan korupsi. Hal ini mengartikan semua institusi penegak hukum (Polri, Kejaksaan Agung, KPK dan Pengadilan) agar juga membuka diri untuk membersihkan diri dari oknum-oknum kortuptor dalam instistusi mereka masing-masing.

Seknas Jokowi mendukung secara penuh langkah Presiden untuk melakukan keputusan dan kebijakan untuk menyelesaikan konflik Polisi dan KPK ini,” tegasnya.



 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita